10 Ciri-Ciri Orang Yang Kecanduan WhatsApp

WhatsApp merupakan salah satu aplikasi pesan instan terpopuler yang menghiasi beragam sistem operasi smartphone, mulai dari Windows Phone, iOS, Blackberry hingga Android. Aplikasi ini begitu digandrungi pengguna smartphone dari berbagai kalangan dan menjadi pesaing terberat BlackBerry Messenger (BBM) dan Line.

Logo WhatsApp (doc/afterdawn.com)

Logo WhatsApp (doc/afterdawn.com)

Pengguna smartphone sangat menyukai WhatsApp karena menawarkan keunggulan hebat seperti tidak berbayar, ringan dan cenderung stabil dibandingkan aplikasi pesan instan sejenis. Walaupun menyimpan manfaat besar bagi perkembangan telekomunikasi di jaman modern, ternyata bisa menimbulkan efek negatif.

Dilansir Lepi.web.id dari laman Boldsky, Selasa (30 Juni 2015), tingginya tingkat penggunaan WhatsApp menghadirkan efek negatif bagi para pengguna setianya.

Bahkan hasil riset menunjukkan sejumlah tanda-tanda kecanduan para pengguna WhatsApp, lalu seorang dokter di salah satu Kota Spanyol mengeluarkan istilah ‘WhatAppitis’ yakni sebutan penyakit karena tingginya penggunaan WhatsApp.

Lalu, bagaimana mendeteksi ciri-ciri pengguna smartphone yang sudah kecanduan WhatsApp?

1. Selalu nunggu balasan

Ada pun salah satu ciri-ciri kecanduan yaitu menatap layar ponsel secara terus menerus sambil menunggu balasan pesan di WhatsApp selama berjam-jam. Dalam hal ini, pengguna smartphone sudah berada di level pecandu akut kelas atas.

2. Mudah bertengkar

Pertengkaran gara-gara WhatsApp biasanya terjadi pada orang-orang yang gampang marah lantaran pesan tidak dibalas cepat oleh lawan chat. Ini merupakan ciri-ciri kecanduan tingkat tinggi yang mana WhatsApp telah mempengaruhi kehidupan si pengguna smartphone.

3. Ingin sempurna

Pengguna aplikasi WhatsApp yang ingin terlihat sempurna atau perfeksionis suka memperhatikan daftar kontaknya. Apabila ada kontak yang tidak menulis status ataupun memajang foto profil, maka si pengguna akan menegurnya. Ini ciri-ciri kecanduan level akut yang wajib diwaspadai.

4. Selalu update

Setiap aplikasi pesan instan punya cara tersendiri agar tetap disukai pengguna setianya, termasuk mengatasi bug dan menyuntik fitur ataupun tampilan antarmuka terbaru. Ada pun salah satu fitur anyar yang bikin ketagihan adalah layanan telpon gratis yang memakai kuota data internet.

5. Suka ajak teman

Meskipun sejumlah pengguna smartphone lebih memilih aplikasi pesan instan seperti BBM dan Line, pengguna setia WhatsApp tak kenal menyerah untuk membujuk orang lain agar menginstal. Walaupun ponsel mereka terpasang aplikasi pesan instan lainnya, tetapi para penggemar WhatsApp jarang sekali memakainya.

6. Girang dengar notifikasi WhatsApp

Seseorang yang girang atau histeris ketika menerima telepon dari pacar merupakan sesuatu yang wajar. Namun girang karena mendengar notifikasi WhatsApp dari semua orang, bahkan yang tidak dikenal sekalipun, merupakan salah satu ciri-ciri kecanduan akut.

7. Selalu buka aplikasi

Kecanduan WhatsApp level akut membuat si pengguna smartphone lebih banyak membuka aplikasi ini setiap saat tanpa memandang waktu. Bahkan, selalu mengajak chat orang-orang yang ada di daftar kontaknya. Saking kecanduan, chat bisa berlangsung selama berjam-jam sampai lupa makan dan tidur larut malam.

8. Suka perbarui status

Tak jauh berbeda dari BBM, pengguna WhatsApp bisa ikut meng-update status. Namun bagi mereka yang sudah kecanduan, update status terus berlangsung tanpa henti, bahkan setiap beberapa menit menuliskan status baru. Segala tindakan dan pengalaman langsung ditulis sebagai status walaupun WhatsApp tidak menghadirkan fitur kolom update layaknya BBM.

9. Ketagihan broadcast

WhatsApp juga menyediakan fitur broadcast layaknya aplikasi pesan instan BBM. Namun ciri-ciri kecanduan biasanya diikuti dengan tingginya penggunaan broadcast, bahkan untuk sesuatu yang kurang penting. Biasanya broadcast dipakai untuk menyapa teman yang sedang aktif atau sesuatu untuk membuka bahan obrolan.

10. Aktif di grup

Saking cintanya sama aplikasi dengan ikon warna hijau ini, pengguna smartphone aktif mengikuti sebuah grup, terutama yang berisikan orang-orang yang doyan chatting via WhatsApp. Selama berjam-jam bisa terus chatting di grup tanpa memperdulikan keadaan sekitarnya. baca juga 5 Aplikasi Diet Untuk Memantau Berat Badan & Kalori

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *